Posts

Showing posts from January, 2014

Siapa Aktor Intelek di Balik Kerusuhan Mei 1998

Image
Sejarah telah mencatat bahwa lengsernya Presiden Soeharto akibat tuntutan remormasi yang harus dibayar mahal oleh mahasiswa dan elemen masyarakat dengan pengorbanan materi, raga bahkan jiwa dalam peristiwa yang dikenal dengan istilah “Tragedi mei 1998”. TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) mencatat tidak kurang 288 orang korban meninggal, 101 korban luka, 92 orang wanita menjadi korban pemerkosaan, Ratusan rumah serta puluhan Mall / Dept. Sore terbakar. Kerugian fisik diperkirakan mencapai Rp 2,5 Triliun. Ptoses mahasiswaberawal saat mahasiswa UI mendatangi DPR/MPR untuk menyatakan penolakan terhadap pidato pertanggung jawaban Presiden Soeharto yang di sampaikanpada Sidang Umum MPR 5 Maret 1998. Mahasiswa menyerahkan agenda “Reformasi Nasional”. Mahasiswa di terima oleh Fraksi ABRI. Aksi mahasiswa tidak di hiraukan oleh Soeharto dan 11 maret 1998 Harmoko sebagai Ketua DPR/MPR dalam SU MPR melantikSoeharto sebagai Presiden RI. 9 Mei 1998 Soeharto berangkat ke Kairo, Mesir untuk men…

Pemerkosaan Perempuan Amoi di Jakarta Saat Insiden Mei 1998

Image
Etnis Tionghoa, terutama kaum perempuannya, adalah target paling lemah dan mudah dituju. Puluhan atau bahkan mungkin ratusan perempuan Amoi etnis Tionghoa menjadi korban pelecehan seksual dan perkosaan yang terjadi ketika rumah-rumah atau toko-toko mereka dibakar dan dijarah pada tanggal 13 dan 14 Mei 1998 dulu di Jakarta. Begitu biadabnya para pelaku Fankui, seolah mereka sudah tidak memiliki rasa perikemanusian sedikitpun. Para korban Amoi tidak saja dilecehkan atau diperkosa, tapi ada pula yang dicekik dan dibunuh, bahkan dimutilasi dan dibakar. Sebagian korban mengalami gangguan jiwa sangat serius. Mengingat para korban sangat trauma dan ketakutan untuk mengungkapkan peristiwa yang menimpa mereka, maka para relawan bersikap pro aktif, dengan mencari para korban, mengunjungi rumah sakit dan membuka hotline. Sejauh ini, tim sudah mengidentifikasi sekitar 50 kasus. Setiap harinya sekitar dua puluh lima perempuan Amoi menelepon hotline tersebut. Berikut sejumlah kasus pe…

Para Fankui Berseragam Memperkosa Gadis Amoi Tionghoa Saat Insiden Mei 1998

Image
Masih ada yang ingat tidak sewaktu kejadian kerusuhan anti-Tionghoa pada Mei 1998? Kira-kira di Indonesia akan ada kerusuhan anti-Tionghoa sebesar itu lagi tidak? Dimana saat itu wanita-wanita Amoi diperkosa ramai-ramai, toko kita dibakar, bahkan ada orang Tionghoa yang dibakar hidup-hidup. Bagi orang-orang Tionghoa yang awam, di benak mereka terlintas bahwa pemerkosa para Amoi tersebut adalah sekumpulan geng preman Fankui. Namun, secara fakta yang mengejutkan justru mayoritas pelaku pemerkosaan tersebut adalah sekumpulan oknum Fankui berseragam militer nasional, yang sudah terkoordinasi dalam mengeksekusi Tionghoa. Jelas sekali ini menandakan adanya keterlibatan pejabat-pejabat pemerintah Orde Baru saat itu yang memang mayoritas sangat anti-Tionghoa. Para pengamat hak azasi manusia dan organisasi-organisasi wanita di Indonesia sudah mulai mendokumentasi kasus-kasus pemerkosaan selama kerusuhan rasial Mei 1998 yang mengakibatkan kejatuhan rejim Suharto. “Kerusuhan itu dire…

Kesaksian Kasus Perkosaan Mei 1998

1.  Saksi Pertama: Ibu Farida Gunawan
Pada tanggal 13 Mei 1998 saya berada di Cengkareng,tidak bisa pulang. Sekitar jam 18.00 sebenarnya saya sudah diingatkan agar tidak lewat jalan itu, tapi saya nekat. Benar saja, di Jl. Daan Mogot banyak massa. Saya lihat ada mobil dicegat massa. Akhirnya saya balik, mobil saya tinggal, ngasih uang Rp 15.000. Kemudian saya naik ojek ke jl. Peta. Saya kemudian naik mikrolet. Sampai di perempatan Cengkareng kendaraan distop massa,penumpang disuruh turun. Kaca mobil dipecah-pecahin. Bapak-bapak kemudian bilang “Ayoh, ibu-ibu ke sini”. Kita kemudian dikurung. Orang makin banyak,berdatangan dari berbagai penjuru. Toko-toko sudah tutup, mulai ada kebakaran. Sebelum gelap datang mobil taft yang juga distop massa. Ada yang bilang “Ada cinanya nggak?” Saya melihat seorang gadis ditarik dari mobil dan berteriak-teriak “Mama, Mama”. Anak gadis itu langsung disergap dan digerayangi, yang laki-laki dipukulin. Ada seorang laki-laki yang mulai mencob…